- Hari / Tanggal : Sabtu / 6 September 2014
- Pukul : 11.00 - 13.00 WIB
- Tempat : Auditorium Universitas Ciputra, Lantai 7
- Kapasitas Peserta UCEO : 20 Orang
Berselancar di internet adalah sesuatu banget buatku.....
Dahlan Iskan (lahir tanggal 17 Agustus 1951 di Magetan, Jawa Timur), Dahlan kecil dibesarkan dilingkungan pedesaan dangan serba kekurangan, akan tetapi sangat kental akan suasana religiusnya. Ada cerita menarik yang saya baca pada buku beliau Ganti Hati yang menggambarkan betapa serba kekurangannya beliau ketika waktu kecil. Disitu diceritakan Dahlan kecil hanya memiliki satu celana pendek dan satu baju, tapi masih memiliki satu sarung!. Dan dengan joke-joke pak Dahlan yang segar beliau menceritakan kehebatan dari sarung yang dimiliki.
Jawa Pos didirikan oleh The Chung Shen pada 1 Juli 1949 dengan nama Djawa Post. Saat itu The Chung Shen hanyalah seorang pegawai bagian iklan sebuah bioskop di Surabaya. Karena setiap hari dia harus memasang iklan bioskop di surat kabar, lama-lama ia tertarik untuk membuat surat kabar sendiri. Setelah sukses dengan Jawa Pos-nya, The Chung Shen mendirikan pula koran berbahasa Mandarin dan Belanda. Bisnis The Chung Shen di bidang surat kabar tidak selamanya mulus.
Pada akhir tahun 1970-an, omzet Jawa Pos mengalami kemerosotan yang tajam. Tahun 1982, oplahnya hanya tinggal 6.800 eksemplar saja. Koran-korannya yang lain sudah lebih dulu pensiun. Ketika usianya menginjak 80 tahun, The Chung Shen akhirnya memutuskan untuk menjual Jawa Pos. Dia merasa tidak mampu lagi mengurus perusahaannya, sementara tiga orang anaknya lebih memilih tinggal di London, Inggris.
Dinilai berhasil memimpin PLN dalam waktu pendek (22 bulan), Presiden SBY kemudian mengangkatnya menjadi menteri BUMN. Ini juga sejarah pertama seornag Menteri BUMN berlatar belakang pendidikan pesantren. Padahal BUMN harus mengurus berbagai sektor mulai perbankan, asuransi, telekomunikasi, penerbangan, kereta api, pelabuhan, bandara, perkebunan, pertanian, peternakan, industri semen, industri pupuk, indistri senjata, industri farmasi, industri nuklir, industri perhotelan, dan sebagainya. Total ada 141 BUMN dengan sekitar 600 anak dan cucu perusahaan.
Majelis Pimpinan Pusat Pesantren Sabilil Muttaqien, sebuah majelis yang membawahi lebih dari 120 madrasah beserta jamaah tarikat Syatariyah. Juga Ketua Umum Syekhermania Nasional. Pendiri International Islamic School di Magetan dengan kurikulum Madrasah Al-Irsyad Al-Islamiah Singapura. Organisasi yang pernah digeluti diantaranya Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Timur dan Pusat, dan Ketua Umum Persebaya. Saat ini masih menjabat sebagai Ketua Umum Serikat Perusahaan Pers dan Ketum Federasi Olahraga Barongsai Seluruh Indonesia.
04.28
sopyan
19.56
sopyan
21.50
sopyan
19.22
sopyan
18.14
sopyan
DISAMBUT HANGAT: Menteri BUMN Dahlan Iskan beserta ibu di helikopter saat memangsang sabuk pengaman sebelum berangkat ke Raja Ampat Kamis kemarin (26/9).RATNO/RADARSORONG
SORONG - Tokoh pemuda Papua, Agustinus Isir menilai sosok Dahlan Iskan pantas memimpin negara ini. Meski mengaku belum pernah bertemu langsung dengan Dahlan Iskan yang menjabat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu, namun Agus Isir- sapaan akrabnya, mengatakan, figur pemimpin yang didambakan rakyat adalah seperti Dahlan Iskan yang memiliki sifat asli sangat merakyat dan tidak dibuat-buat untuk sekedar pencitraan.
“Saya sendiri memang belum pernah bertemu dengan beliau (Dahlan Iskan,Red), tapi pak Dahlan saya lihat itu orangnya sangat peduli dengan masyarakat. Tidak menganggap dirinya pejabat, santai, itu yang rakyat suka. Karena itu saya sebagai tokoh pemuda Papua bahkan di Indonesia Timur menyatakan mendukung kalau pak Dahlan jadi presiden,”ujar Agus Isir.
Sering menyaksikan Dahlan di televisi (TV) berbaur dengan masyarakat (blusukan, red) dan begitu cepat dalam memecahkan suatu persoalan, dinilai Agus Isir kalau Dahlan Iskan adalah sosok pemimpin yang cerdas dan sangat rendah hati. Bahwa Dahlan Iskan kini maju sebagai calon presiden (capres) dalam konvensi Partai Demokrat, Agus Isir pun berpendapat kalau Dahlan Iskan itu modal atau asetnya Partai Demokrat dalam Pemilu presiden 2014 mendatang.
“Biar ada jenderal lagi, tapi saya lihat Pak Dahlan ini sangat disukai rakyat dan sudah sudah populer di tengah masyarakat. Jadi kalau sampai Pak Dahlan tidak lolos dalam konvensi Partai Demokrat itu sangat disayangkan dan saya kira Partai Demokrat akan susah menang dalam Pilpres 2014 mendatang, ”ujarnya. Lebih lanjut, Agus Isir juga mengatakan, jika Partai Demokrat mengusung Dahlan Iskan sebagai Capres 2014 mendatang, maka elektabilitas Partai Demokrat yang saat ini rendah akan kembali membaik.
Sementara itu, Dahlan Iskan bersama istri, Kamis kemarin (26/9), melakukan peresmian unit pengolahan ikan yang dikembangkan PT Perikanan Nusantara Cabang Sorong.
PT Perikanan Nusantara akan bermitra dengan masyarakat nelayan yang nantinya menjadi penyuplai bahan baku (Ikan,red) untuk diolah di unit pengolahan ikan ini. Dalam operasinya, PT Perikanan Nusantara bukan hanya semata-mata mementingkan bisnis, tetapi juga bermitra dengan nelayan dan rangka mengembangkan dan memberdayakan serta memajukan masyarakat nelayan yang ada di wilayah Sorong khususnya dan Papua Barat umumnya.
Industry perikanan terpadu bukan hanya dalam hal pengolahan ikan, tetapi juga terdapat dock (tempat perbaikan kapal), pabrik es yang saat ini sudah beroperasi. Untuk pengembangan usaha perikanan terpadu, terlebih dengan besarnya potensi perikanan di wilayah perairan Sorong dan sekitarnya, maka juga akan ada terminal terpadu yang nantinya melayani penyediaan jasa wisata, sarana produksi perikanan, menyediakan bahan baku dan sejumlah pengembangan industri perikanan terpadu lainnya.
Bermitra dengan masyarakat lanjutnya, PT. Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Sorong akan membeli ikan dari nelayan, tentunya dengan harga yang disesuaikan dengan kualitas ikan tangkapan. Hasil produksi dari unit pengolahan ikan ini nantinya untuk memenuhi pasar local, regional, bahkan juga untuk pasar ekspor, terutama ke pasar Eropa.
Selain meresmikan Unit Pengolahan Ikan milik PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Sorong di kompleks eks Usaha Mina, Meneg BUMN berkunjung ke Raja Ampat. Rencananya, Jumat hari ini, Dahlan Iskan berkunjung ke Distrik Kais Kabupaten Sorong Selatan, lokasi yuang akan digunakan Perum Perhutani untuk membangun pabrik sagu dengan kapasitas giling 30.000 ton pertahun yang diperkirakan sudah bisa beroperasi pertengahan tahun 2015 mendatang. Dari Kais, Meneg BUMN kembali ke Sorong meresmikan Unit Pengolahan Ikan milik PT Perikanan Indonesia Cabang Sorong. (jpnn)
|
18.11
sopyan
17.54
sopyan
17.50
sopyan
23.46
sopyan
| Dahlan Iskan Panggil 3 BUMN Berbasis di AS, Ada Apa Ya? |
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan menggelar pertemuan dengan tiga perwakilan perusahaan pelat merah yang berbasis di Amerika Serikat (AS). Upaya ini bertujuan untuk memperkuat pasar Indonesia di negeri Paman Sam tersebut. Tiga BUMN itu antara lain, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII. Dahlan mengatakan, pertemuan ini membahas kinerja perbankan pelat merah yang pernah mengalami penurunan omzet hingga 40% akibat krisis keuangan global pada tahun 1998. "Tapi kini (omzet) BRI dan BNI sudah pulih kembali, bahkan lebih tinggi dengan jumlah staf masing-masing 8 orang dan 23 pegawai walaupun jumlah staf ini sudah berkurang drastis," ungkap dia dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (6/9/2013). Dalam agenda pertemuan tersebut, Dahlan juga memfokuskan diskusi terkait potensi ekspor perkebunan oleh PTPN 12, seperti komoditas kopi. Tahun lalu, dia mencatat, ekspor kopi Arabika dari perusahaan perkebunan itu ke beberapa negara mencapai 1.401,6 ton. Terdiri dariAS mencapai 378 ton, sebanyak 377,1 ton ke Jerman, Belanda sebanyak 288 ton. Selain itu, ekspor kopi Arabika ke Italia sebesar 180 ton, Inggris 108 ton, Meksiko sebanyak 36 ton, Australia 18 ton dan Norwegia sebanyak 16,5 ton. Sementara ekspor kopi Robusta sepanjang 2012 mencapai 1.050 ton, antara lain Italia 774 ton, Jepang sebanyak 90 ton, Belgia 72 ton, Belanda 42 ton, Jerman 36 ton, Inggris sebanyak 36 ton. "Menurut Direktur Utama PTPN 12, Irwan Basri, total ekspor kopi pada tahun lalu sebesar 2.451,6 ton," tutur Dahlan. Untuk menggenjot ekspor hasil perkebunan ke berbagai negara, Dahlan mengaku akan memanggil para direksi PTPN di Jakarta. Rencananya dia akan terbang dari AS ke Jakarta pada tanggal 8 September ini. "Minggu sore (8/9/2013) akan kumpulkan dirut PTPN di Jakarta guna membicarakan peningkatan ekspor hasil perkebunan. Sebab dengan pelemahan nilai rupiah, ekspor Indonesia harus lebih meningkat," pungkas dia. http://bisnis.liputan6.com/read/685314/dahlan-iskan-panggil-3-bumn-berbasis-di-as-ada-apa-ya |
18.33
sopyan