Tampilkan postingan dengan label Pertamina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertamina. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Agustus 2014

Dahlan Iskan: Gaji Dirut Pertamina Rp 200 Juta

TRIBUNNEWS/HERUDINMenteri BUMN, Dahlan Iskan

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, gaji pokok direktur utama PT Pertamina mencapai Rp 200 juta. Menurut Dahlan, gaji sebesar itu sudah sesuai dengan standar pemimpin perusahaan sekelas Pertamina. 


"Besarlah, sekitar Rp 200 juta," ujar Dahlan di kantor Kementerian BUMN, Jumat (22/8/2014).

Dahlan bilang, gajinya sebagai Menteri BUMN jauh di bawah dirut perusahaan minyak tersebut. Kendati lebih besar daripada gajinya, ia mengaku tidak tergiur.

"Ya seperti itu. Yang jelas, gaji direktur utama Pertamina berlipat-lipat daripada menterinya," ujar Dahlan.
Dahlan pun mengaku tidak iri dengan gaji direktur utama Pertamina. Menurut Dahlan, gaji sebesar itu memang layak untuk direktur utama Pertamina. "Menterinya aja nggak iri," kata Dahlan. (Adiatmaputra Fajar Pratama)


Dahlan Iskan: Gaji Dirut Pertamina Berlipat-lipat dari Menterinya


Jakarta -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan membenarkan gaji Direktur Utama PT Pertamina (Persero) sangat tinggi. Bahkan gaji Dirut Pertamina berlipat-lipat lebih tinggi dari gaji Menteri BUMN yang sebesar Rp 19 juta per bulan.

"Yang jelas berlipat-lipat gajinya daripada menterinya," kata Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (22/8/2014).

Seperti diketahui, seorang Dirut Pertamina bisa menerima gaji bulanan sampai Rp 200 juta. Dahlan tidak menaruh rasa cemburu, karena penghasilannya lebih rendah daripada bos-bos BUMN yang diangkatnya.

"Menterinya saja nggak iri," jelasnya.

Dahlan tidak mengingat besaran tunjangan yang diterima selain gaji sebagai Menteri BUMN. Pasalnya sejak menjadi menteri, ia menyerahkan gaji yang diterima kepada seorang ahli mobil listrik yang bernama, Ricky Elson.

"Saya nggak lihat lah," katanya.

Namun Dahlan enggan berkomentar terkait nama-nama calon pengganti Karen Agustiawan. Pasalnya mulai 1 Oktober 2014, Karen akan berhenti sebagai Dirut BUMN.
(feb/dnl) 

http://finance.detik.com/read/2014/08/22/141127/2669880/1034/dahlan-iskan-gaji-dirut-pertamina-berlipat-lipat-dari-menterinya

Senin, 18 Agustus 2014

Dahlan Beber Alasan Karen Agustiawan Mundur dari Dirut Pertamina


Karen Agustiawan. Foto: Dokumen JPNN.com
Karen Agustiawan. Foto: Dokumen JPNN.com

JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan berniat mengundurkan diri dari jabatannya. Hal ini diungkap oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan saat menggelar jumpa pers di kantornya, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (18/8).

"Daripada saya ditanya, dicegat-cegat (oleh wartawan) dan penjelasannya sepotong-sepotong, memang betul dirut Pertamina mengundurkan diri," ujar Dahlan.

Diakui Dahlan bahwa Karen sudah lama meminta untuk mengundurkan diri dari jabatannya, hanya saat itu ia masih bisa menahan wanita yang sudah enam tahun memimpin Pertamina itu.

"Sebetulnya Ibu Karen sudah berkali-kali minta mundur, tapi selalu saya tolak dan pertahankan. Waktu masa jabatannya habis tahun lalu, beliau minta enggak diperpanjang saja. Beliau minta berhenti dan saya sampaikan Anda akan diperpanjang jabatannya," serunya.

Mengenai alasan pengunduran diri Karen, dikatakan Dahlan bahwa ia ingin mengajar di Universitas ternama, yakni Harvard University dan fokus mengurus keluarga. Sebab selama memimpin Pertamina, waktunya bersama keluarga sangat sedikit.

Nah karena alasan itulah, pria yang kemarin baru merayakan hari jadinya ke 63 tahun ini, sudah tidak bisa menahan Karen lagi.

"Karena beliau pengin mengurus dirinya sendiri, ngurus keluarga dan karier berikutnya. Dia pengin ngajar di Harvest dan sudah disurati terus dari Harvest, kapan bisa mengajarnya itu," tandas mantan dirut PLN ini. (chi/jpnn)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost