Dahlan Iskan
Dahlan Iskan (sumber: Antara)
Medan - Persaingan dalam bursa konvensi Calon Presiden (Capres) yang dilakukan Partai Demokrat (PD) dinilai masyarakat semakin tidak sehat. Sebab, segelintir orang yang menduduki jabatan penting di partai itu meminta Dahlan Iskan menanggalkan jabatannya sebagai menteri BUMN.
"Permintaan segelintir orang PD itu sangat keliru. Persoalan ini pun sudah melampaui etika politik. Soalnya, Dahlan Iskan yang diminta untuk turut maju dalam konvensi. Setelah konvensi berjalan, kenapa mereka meminta Dahlan Iskan harus mundur dari jabatan menteri," ujar anggota Forum Dahlan Iskan (Fordis) Sumut, Gandi Parapat kepada wartawan.
Gandi mengatakan, etika politik yang dilanggar segelintir petinggi di PD tersebut, bisa dilihat dari undangan buat Dahlan Iskan supaya maju lewat konvensi. Saat itu, tidak ada persyaratan setiap calon dalam peserta konvensi harus menanggalkan jabatannya. Namun, setelah konvensi berjalan justru muncul aturan main yang baru dalam konvensi itu.
"Jika ini benar terjadi maka bisa semakin menjerumuskan PD. Upaya PD untuk bisa bangkit lagi sangat sulit jika mengajukan nama lain dalam bursa pencalonan Presiden saat pemilu tahun 2014 mendatang. Hanya Dahlan Iskan yang bisa mendongkrak suara partai tersebut. Dahlan Iskan pun tidak perlu mundur dari jabatannya bila mengikuti konvensi itu," katanya.
Menurutnya, peraturan baru untuk mundur dari jabatan merupakan syarat akal-akalan semata. Peraturan itu muncul karena nama Dahlan Iskan sesuai dengan hasil riset lembaga survei, jauh lebih unggul ketimbang calon peserta konvensi lainnya. Seharusnya, PD bangga untuk menjagokan bos Jawa Pos Group tersebut.
"Dahlan Iskan tidak pernah menelantarkan pekerjaannya meski mengikuti konvensi Demokrat. Bahkan, seluruh pekerjaan dan tanggung jawabnya sebagai menteri, lebih diutamakan untuk segera diselesaikan. Dukungan terhadap Dahlan Iskan menguat karena sistem kerja yang penuh tanggung jawab," jelasnya.
Dia menambahkan, Dahlan Iskan maju dalam konvensi PD bukan karena haus kekuasaan. Dia mengikuti konvensi itu karena diundang untuk ikut. Lebih baik Dahlan Iskan mundur dari konvensi jika peraturan PD lewat konvensi wajib untuk dilaksanakan. Ini bentuk persaingan tidak sehat yang terkesan ingin membuang Dahlan Iskan.
"Selain pekerja keras dan mempunyai sikap tegas, Dahlan Iskan disenangi banyak masyarakat karena selalu tampil dengan pakaian sederhana. Bahkan, masyarakat semakin menaruh empati karena Dahlan Iskan mau berbaur langsung dengan masyakarat. Jadi, wajar saja jika Dahlan Iskan memiliki nilai tertinggi dalam konvensi tersebut.